Dunia Paralel, nya!

Ada dunia luas yang begitu sesak ditempati oleh seorang gadis dengan luka innerchild yang dipendamnya. Di dunia yang diharapkan akan lega suatu saat malah mengerucutkan kepedihannya. Dunia yang diimpikan selangkah lagi pun begitu menyesakkan.

Ada dunia yang begitu ramai ditempati oleh seorang gadis dengan kesepian yang ditanggungnya. Di dunia yang membuat dia sibuk untuk menutupi rasa sepinya malah membuatnya sibuk mengeluarkan air mata kecewa. 

Ada dunia yang begitu berwarna ditempati oleh seorang gadis dengan abu abu di matanya. Di dunia yang membuat dia lupa bahwa cat air dan tinta begitu banyak untuk digenggam malah dia hanya ingin memastikan suatu saat menjadi hitam atau putih.

Dunia gadis ini begitu sakit, begitu gelap, begitu sepi dan begitu tidak ada harapan, tapi malah dia harus memberi harapan yang pasti pada dunia orang lain. Gadis itu aku, berharap dunia paralel memang ada dan menukar ceritanya dengan gadis itu di versi paralelnya. 

Dunia yang diharapkan ada yang menyesali kesedihannya, bukan disini yang menahan sedih untuk menyesal tidak kuat. Dunia yang dia harapkan ada banyak orang yang memelukna, bukan disini meminta dipeluk tapi terluka berkali-kali untuk mendapatkannya. Dunia yang dia impikan begitu hangat ketika pulang kerumah, bukan disini malah bingung mau pulang kemana. 

Gadis ini resah tapi masih ingin tau apa ada dunia lain yang bisa dia singgahi. Apa bisa begitu?

Gadis ini menulis untuk dipeluk dan digenggam, ajak bahagia. Keyakinan nya untuk tersampaikan pada orang yang tepat menetap.

Komentar