Terlalu Larut, Sayang!

Malam kemarin rasanya panjang, sayang! Apa kamu masih disini? Perih yang sama - sama kita utarakan, berujung diam, melulu. Aku dengan keterpurukan selama ini, ditemani kamu yang menganggap aku masih disana, padahal kamu membuat ku lebih ter arah. Kenapa dengan hari ini? Sudi kiranya aku ditinggal lagi? melewati kalutnya sendiri, dan menutup diri? Coba katakan ini, aku akan melihat tapi tertutup. Aku sipaling ingin dimengerti karena mendapat tumpuan luar biasa, menjadi tidak berdaya, seolah kamu sipaling tau akan semua kelemahan dan hancurnya hidupku. aku memang tidak bisa berpikir dan tidak bisa dipercaya, tapi aku bisa membuktikan suatu saat nanti kepada kamu, kepada siapa saja, aku ada. Aku ingin semua orang tau keberadaanku, tidak bersembunyi aman dipelukanmu. Andai mesin waktu benar nyata, aku minta kepada Tuhan , jangan turunkan aku ke Bumi. Tapi itu mustahil. 

Apa yang kamu mau? walaupun seharusnya aku yang bertanya kepada diri sendiri, apa yang aku mau? Baca ini, aku, sebuah jiwa yang tak merasa ada hari esok. Hari ini kuletakkan dengan ikhlas.     


~seeyou

@ulanwln      

Komentar