Puisi Bisu

Aku bersandiwara di rasuk sempit
Aku meriangi kepiluan biru
Aku disentak oleh takdir bebait
Aku menyusupi balik nyata ngilu

Tapi setidaknya akulah wanita
Tapi sekiranya akulah masalalu
Tapi semaunya akulah dulu pelita
Tapi kini akulah benalu

Putih berbelit dicerita pelangi
Putih menyandungi garis kelu
Putih takkan pudar terselingi
Putih hanya tetap putih begitu

Coretan apa yang tertuang?
Coretan mana yang berseru?
Coretan hanya diam tenang
Coretan bercerita tentangmu

Kau diam dan berjarak sepi
Kau hilang perlahan berlalu
Kau hening sekejap pergi
Kau pemilik jalan liku

Waktu menyambar kronologi haluan
Waktu terhitung lama, sejak aku
Waktu seakan logika berjalan
Waktu tak menjawab cerita bisu

Komentar