Tuhan dan Cinta

Aku berteriak keras menghampiri
Aku sayu melebihi redup malam
Perlahan harus ...
Beberapa terkapar dengan kelemahan
Sebagian bangkit dengan kepura-puraan
Aku bisa apa?
Jangan tinggalkan aku, disini tertinggal masa lalaumu
Itulah sebabnya.
Kalian menyanyikan lagu pujian, dan menganggap itu kebaikan
Apa bisa seperti itu terus.
Senandung di gereja itu haru dan tentram
Alunan kalimat tuhan merka memuji.
Ayat suci di mesjid rumah Tuhanku juga begitu
Cinta mungkin anugerah tuhan
Rasakan dengan pijakan tekun
Kapan aku berbalik, sehingga aku kembali.
Tuhan, eratkan aku di jiwa
Karena aku datang mengikutimu
Hangat cinta-Mu,  bisa terakit
Tepi bayangan kembali ketika kita benar-benar tahu
Sebuah pasti yang camar.
Mengalahkan kebencian di mata yang tertambal ucapan
Hanya kebenaran, aku bersama-Mu aku melangkah di tepi cinta

Komentar