Kita Dahulu

Terlelah samar menyentuhku
Mencari dekat menyerbu rintikan
Mendekap erat menyanjungku
Elok kugapai lintasan pasti
Berhenti dijejak akhir syair

Detak langkah yang telisik hanyut
tuk mencari celah entah kemana?
Terkhayal berlari benarnya hati ini
Kutemukan dimana?
Palsunya kehidupan kita sebut fana

Semua berbeda..
Menjadi cerita ketika bukan kita
Kita bersajak menyusun kenangan

Disana ingatkah?
Waktu itu benarkan?
Hujan, malam, gelap, pelangi dan segalanya

Adalah kita dahulu
Searah yang terpisah .

Ruang dua 18 April 2013
Wulandari Amor Ganelsa ~

Komentar