Itu hanya hal konyol yang kamu tunjukan, lantas saja itu bukan
keahlian mu. Kamu selalu mengatakan kebencian mu dengan yang tidak kamu sukai
dengan seseorang. Bahkan orang itu saya. Kamu terasa terganggu? Itu menurut
pendapat kamu, tapi alasan pastinya kamu tak mau dibelakang. Kamu selalu
menulis tulisan dimana posisi kamulah yang aneh, bahkan kamu pun tidak pernah
menyadari keanehan pola pikir mu. Saya bukanlah penghalang bagi dirimu yang
pasti telah memiliki garis perjalanan yang jelas. Gadis seperti dirimu itu
hebat, tanpa harus ada scenario yang merumitkan jalanmu. Kamu selalu berkata
tentang seseorang plagiat, apa kamu tak menilai diri sendiri sebelum
menstatement seperti itu? Lagi lagi saya mempunyai pandangan yang aneh tentang
dirimu. Ingat kata kata “tolong buat dia melupakan saya, dan saya akan pergi”
mana kata kata mu itu? Bahkan kamu lah yang menarik kata kata itu lagi. Kamu
tidak bisa konsisten dengan ucapan. Selalu kamu menulis tentang dia, kamu yang
tak bisa melupakannya, dan kamu pula yang selalu bersedih mengingat kenangan
yang telah kamu alami bersama dia, dan itu terkesan indah bagi saya setelah
membaca tulisan puitis yang kamu buat. Saya hanya bisa tersenyum dan berusaha
mengendalikan alur cerita ini. Tepat ditanggal yang kamu sukai itulah saya akan
memberikan pelangimu yang indah itu saya akan mengembalikan senja yang sewarna
ditangan mu lagi, dan kamu tidak akan sendirian menikmatinya. Mungkin saya
sempat meminjam itu darimu, tapi saya akan mengembalikan semuanya utuh tanpa
ada yang terlupakan. Setelah itu saya berikan berubahlah, untuk merubah hari
esok. Tak perlu lagi kamu bermain kucing kucingan atau malu malu untuk frontal
menuliskan namanya, menulis tentang dia bahkan menulis dihati dan fikirannya.
Bukankah penghalang ini sudah mengembalikan? Apa adanya mungkin jawaban,
jalankan pean masing masing tanpa harus ada keburukan.
Hay gadis abu abu untuk Agustus, kamu benar itu hak kamu, masa
depan kamu, itulah masalalu yang kembali bersama segalanya yang pernah kamu
ceritakan kepada semua orang, pria berwajah biasa, pecinta hitam yang tenang
dikegelapan dengan tatapan tak terlupakan serta senyum yang membuat mu tenang
akan memberikan semua nya lagi. Gadis ini tak akan meminjam untuk yang kedua kalinya.
This I ‘ll promise you !
By : Wulandari Amor Ganelsa
Komentar